Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Sudah menjadi kebiasaan setiap tahun saat memasuki bulan suci Ramadan, bunyi petasan sering terdengar. Bahkan hal ini terjadi hingga lebaran tiba.


Tidak heran jika saat ini, pedagang petasan makin marak di pasaran, khususnya di bulan puasa.


Hanya saja, tindakan tersebut meresahkan warga lain, namun kenyataannya masih banyak warga yang menikmati permainan yang membahayakan ini.


Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Wawotobi, AKP Tahalim mengaku, telah mengimbau kepada penjual dan masyarakat akan bahaya memainkan petasan.


“Di pasar kemarin, kami sudah mengimbau kepada masyarakat tentang bahaya petasan,” katanya melalui pesan WhatsApp, Jumat (30/4/2021).
Salah seorang warga Konawe, Arman mengatakan, bunyi petasan terdengar bukan hanya pada malam hari, tetapi juga pada siang hari.
“Bunyi petasan juga sering terdengar, itu mengganggu waktu istirahat,” ungkapnya.


Selain itu, ia menambahkan, petasan tersebut mengganggu ketenangan dan dapat membahayakan warga.


Olehnya itu, Arman berharap aparat Kepolisian dapat segera mengambil tindakan tegas terhadap para penjual maupun warga yang membunyikan petasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here