Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Bertempat di Aula Polsek wawotobi Polres Konawe telah dipertemukan tiga kelompok Pedoman Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) Laloroko Kel. Palarahi Kec. Wawotobgi Kab. Konawe yang diketuai Tatar sebagai pengadu dan kelompok P3A Wulele dan P3A Tepumbu sebagai terlapor.

Dalam Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Wawotobi Aipda Basrin dan diikuti oleh para kelompok tani pemakai air, Rabu (26/6/2019).

Ditengah kegiatan ini Ketua kelompok P3A Laroko sdr. Tatar mengungkapkan bahwa dibentuknya kelompok tani P3A Wulele dan P3A Tepumbu menurutnya tidak resmi dan P3A tersebut bukan kumpulan petani pemilik sawah warga Kel. Palarahi Kec. Wawotobi dan bukan masuk wilayah pembentukan desa baru yakni Desa Ulu Lamokuni Kec. Anggotoa Kab. Konawe

Kemudian ketua kelompok tani Wulele sdr. Sumarlin dan ketua kelompok tani P3A Tepumbu sdra. Samsudin mengungkapkan bahwa hal yang sama bahwa P3A kami bentuk berdasarkan peraturan yang sah dan resmi sesuai syarat ketentuan pembentukan P3A, sambil memperlihatkan dokumen P3A lengkap dengan bukti dari pemerintah Desa dan Notaris.

Salah satu tokoh masyarakat menjelaskan bahwa “ Pembentukan P3A Wulele dan Tepumbu dibentuk berdasarkan wilayah yang masuk Desa Ulu Lomokuni dan Program P3A bertujuan untuk program percepatan pembangunan tersier pengairan air, dan sumber dananya dari program Aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI ) untuk percepatan pertumbuhan ekonomi,”jelas Supersemar mantan Kepala Ulu Mokuni Kec. Anggotoa di Aula Polsek wawotobi pada, Kamis (27/6/2019).

Lanjut Supersemar dilaporkan diwilayah Ulu Lamukoni Kec Anggotoa ada 7 kelompok yang dibentuk waktu saya masih aktif menjadi Kades Ulu Lamukuni,”ungkapnya lagi.

Dalam mediasi itu , Kanit Reskrim Polsek Wawotobi Aipda Basrin berkesimpulan bahwa secara hukum legalitas P3A wulele dan P3A Tepumbu dinyatakan sah, hal ini masalah administrasi saja dan kalau mengenai dibentuknya kelompok P3A yang baru dilokasi yang sama, itu urusan lembaga pengairan dalam hal ini Irigasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here