Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kasus sengketa lahan persawahan antara sdr. Yakub umur  60 dan sdr. Lakula umur 55 tahun telah di mediasi oleh Polsek Wonngeduku, Jum’at (28/12/2018) pukul 08.00 wita.

Mediasi tersebut bertempat di Aula Kotubitara Kec. Wonggeduku Kab. Konawe dengan menghadirkan kedua belah pihak beserta saksi-saksi dan unsur pemerintah Desa Desa Lalohao Kec. Wonggeduku.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Wonggeduku Asnadin. K, S. Sos, Kapolsek Wonggeduku Ipda Laode Hasmil Hamzah, S.H, Kepala Desa Lalohao sdr. Indra Kirana, S.H., MM.

Adapun hasil mediasi dan penyelesaian kasus tersebut telah disepakati bahwa  kedua belah pihak sepakat tanah yang di sengketakan pematang seluas 40 cm dibagi dua, masing-masing 20 cm yang dijadikan patokan sebagai Has pematang kedua belah pihak.

Kedua belah pihak sepakat setelah panen agar pematang yang disepakati tersebut masing – masing membuat pematang yang sebelumnya sudah digali oleh sdr. Lakula.

Untuk menguatkan maka kedua belah pihak dibuatkan surat pernyataan kesepakatan dan ditanda tangani oleh kedua belah pihak, Camat Wonggeduku, Kapolsek wonggeduku dan Kepala Desa Lalohao serta saksi-daksi

Kapolsek  Wonggeduku Ipda Laode Hasmil Hamzah, S.H mengatakan “Permasalahan tersebut sebelumnya sudah pernah diselesaikan oleh Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa Lalohao akan tetapi sdr. Yakub kembali lagi mepermasalahkan oleh karena itu untuk tidak terjadi permaslahan yang besar maka Polsek Wonggeduku dan pemerintah Kecamatan Wonggeduku serta pemerintah Desa Laohao harus segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan permasalahan ini,”katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here