Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Puskesmas Kecamatan Anggotoa dan tempat ibadah umat Islam dan Kristen dibantu personel Polsek Wawotobi dan personel Koramil Wawotobi dalam melakukan penyemprotan dan pembagian disinfektan kepada masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran virus covid-19 atau corona, Kamis (2/4/2020).

Untuk penyemprotan, Puskesmas bersama yang lainnya mendatangi tiap fasilitas umum seperti rumah ibadah mesjid, geraja dan kantor-kantor pemerintahan melakukan penyemprotan mulai dari luar hingga dalam gedung dan fasilitas di dalamnya.


Untuk pembagian disinfektan, masyarakat secara bergantian menuju ke Puskesmas dengan membawa wadah penampungan. Tak ketinggalan para Kepala Desa juga diarahkan untuk mengambil disinfektan untuk disemprotkan ke fasilitas publik di lingkup Desa masing-masing.
Kepala Puskesmas Anggotoa, Nurleila Saranani mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk antisipasi dalam pencegahan dan penyebaran Virus covid 19 yang saat ini telah menjadi pandemi.


“Kegiatan ini kami lakukan selama dua hari di 14 Desa di Kecamatan Anggotoa yang berada di wilayah kerja Puskesmas Anggotoa,” katanya.
Nurleila Saranani menerangkan, sebelum dilakukan penyemprotan terlebih dahulu dilakukan sosialisasi terkait pencegahan virus covid-19 ini. Sebelum itu lagi, Puskesmas telah memasang spanduk peringatan di beberapa titik di Kecamatan Anggotoa.


“Masalah edukasi kita telah lakukan dan sampaikan hampir di setiap kesempatan seperti memeriksakan diri saat merasa punya gelaja sakit atau bersin, dan rajin mencuci tangan usai beraktifitas,” ujar Nurlela.
Untuk penanganan, Puskesmas menerapkan pola “jemput bola” yakni dengan terus memantau dan menerima laporan dari pemerintah Desa dan masyarakat sekitar yang punya keluhan.


Untuk kerjasama dengan pemerintah Desa, Puskesmas secara bersama-sama melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap warga Desa yang baru tiba dari luar daerah.


Saat ini, hasil pemeriksaan ada 17 warga yang punya kondisi dalam pemantauan karena menunjukkan gejala deman dan batuk.


“Termaksud kami juga memeriksa kesehatan para siswa Polri di SPN Anggotoa yang baru tiba dari luar kota sebanyak 43 orang. Hasilnya 5 dalam kondisi batuk , namun telah ditangani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here