Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id –  Seorang pelajar berinisial IL (18 ) warga Desa Epeea Kecamatan Abuki terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis karena menderita luka tusukan di bagian perut sebelah kiri.

Diketahui, korban baru saja mengalami penganiayaan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (6/10/2018) sekira pukul 22:00 Wita di Desa Epeea Kecamatan Abuki Kabupaten Konawe, Sultra.

Kapala Kepolisian Sektor ( Kapolsek) Abuki, Iptu Andi Musakkir Musni, SH yang dikonfirnasi melalui pesan WhatsApp membenarkan telah terjadi tindak pidana tersebut.

“Pelaku berinisial IS (19) sudah kita amankan di Mapolsek,” katanya.

Menurut mantan Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Polres Konawe itu, pelaku melakukan penganiayaan dengan cara melakukan penikaman sebanyak satu kali dengan menggunakan pisau dapur.

“Korban mengalami luka berat pada bagian perut sebelah kiri,” tuturnya.

Adapun penyebab sehingga terjadi penganiayaan tersebut kata dia, pelaku tersinggung kepada korban karena korban kerap berperilaku kurang sopan dan sering berkata kasar.

“Jadi pelaku tersinggung dengan sikap korban selama ini,”ujarnya pada Minggu (7/10/2018)..

Setelah menerima laporan dari warga, Polsek Abuki langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara ( TKP). Polisi menolong korban dan mengamankan pelaku.

“Antara tersangka dan korban saudara kandung dan semuanya di bawah umur,”katanya.

Saat ini, tersangka IS telah diamankan di Polsek Abuki untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Tersangka dijerat pasal 351 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” kata perwira polisi dengan pangkat dua balak di pundak itu.

Sementara itu, korban IL yang tak lain adalah adik kandung tersangka kini dirujuk ke Rumah Sakit Bahteramas di Kendari.Hingga berita ini diterbitkan, kondisi terakhir korban belum diketahui.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here