Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Curah hujan merupakan suatu unsur iklim yang sangat berkaitan dengan erosi. Air hujan yang jatuh ke bumi akan mengakibatkan pengikisan terhadap tanah yang dilaluinya sehingga menyebabkan terjadinya erosi atau longsor pada kemiringan lahan tertentu.

Seperti halnya dimusim hujan tahun 2020 ini di wilayah hukum Polsek Abuki masih terdjadi tanah longsor dijalan raya disebabkan karena pengikisan permukaan tanah akibat hujan yang terus menerus.

Tanah longsor tersebut terdapat dijalan raya menuju Kec. Asinua dan Kec. Latoma. Jalan raya tersebut merupakan jalan Provinsi yang menghubungkan Kab. Konawe dan Kab. Kolaka Timur.

Demi keamanan pengguna jalan dan untuk mencegah agar tidak terjadi korban kecelakaan lalulintas maka Kapolsek Abuki bersama anggotanya meninjau jalanyang sudah longsor akibat diguyur hujan kemudian memberikan tanda dilokasi longsor dengan memasang garis police line dan membentangkan tali sebagai tanda longsor agar pengguna jalan berhati hati dalam melintasi jalan tersebut.

Kapolsek Abuki Ipda Andriana Yusup. S. Tr. K saat dikonfirmasi oleh Humas Polres Konawe mengatakan “Tanah longsor dijalan sangat membahayakan para pengguna jalan oleh karena itu perlu dipasangkan rambu-rambu sebagai tanda rawan bencana alam atau tanah longsor,”Katanya pada Jum’at (24/7/2020) usai mengecek lokasi jalan longsor.

Lanjut Ipda Andriana Yusup. S. Tr. K, Pemasangan rambu bertujuan melindungi warga dan para pelintas jalan dari potensi bencana yang mengintai, seperti material longsoran yang sewaktu-waktu bisa bergerak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here