Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Problem solving merupakan istilah yang selalu digunakan oleh Bhabinkamtibmas dalam setiap menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi di kalangan masyarakat.

Dalam upaya menyelesaikan suatau permasalahan masalah yang terjadi di kalanganan masyarakat tidaklah semuanya harus melalui proses hukum yang berakhir di meja hijau.

Namun suatu permasalahan dapat diselesaikan berdasarkan pertimbangan baik itu secara etika, budaya maupun  aspek hukum sesuai kearifan lokal yang dilaksanakan secara musyawarah dan mufakat.

Hal ini dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pondidaha Brigadir Dewa Made Laksamadi pada hari Sabtu tanggal 10/11/2018 bertempat di kantor Desa Anahinunu Kec.Amonggedo Kab.Konawe, Ia telah  telah menyelesaikan kasus  perkelahian antara sdr. H Abd.Hamid dengan sdr. Putu Sujana

Perkelahian itu terjadi karena ternak sapi milik sdr. Putu Sujana terlepas dari kandangnya yang akhirnya memasuki halaman pekarangan H. Abd. Hamid sehingga merusak tanaman yang ada dipekarangan tersebut.

Penyelesaian kasusu itu dilakukan bersama  Kades Anahinunu Nyoman Sutra Utama besama Perangkat Desa akhirnya mencapai mufakat untuk berdamai kemudian dituangkan dalam surat kesepakatan.

Kapolsek Pondidaha Ipda Hasbul Jaya, S.H saat dikonfirmasi, menerangkan bahwa sudah menjadi tugas dan kewajiban Bhabinkamtibmas untuk melakukan giat problem solving dengan memediasi setiap permasalahan yang terjadi di Desa binaannya,”terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here