Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Mahasiswa Universitas Lakidende Unaaha (Unilaki) yang tergabung dalam Konsorsium Insan Pergerakan akan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kab. Konawe pada hari Jum’at tanggal 26 Februari 2021.

Aksi unjuk rasa tersebut akan menuntut tentang tidak dilaksanakannya penerapan protokol kesehatan di kolam permandian “Putri Kembar” Kel Lalosabila Kec. Wawotobi Kab. Konawe.

Namun aksi unjuk rasa itu batal dilaksanakan karena Kanit Reskrim Polsek Wawotobi Aiptu Basrin, S.H dan Kanit Intelkam Polsek Wawotobi Aipda Purnomo telah mempertemukan antara pemilik kolam permandian dan mahasiswa Unilaki yang diwakili Fandi dan Rizki untuk membahas tentang penerapan protocol kesehatan yang tidak diindahkan oleh pemilik kolam permandian Putri Kembar yaitu sdr. Samroni.

Adapun hasil dari pertemuan tersebut bahwa pemilik kolam permandian Putri Kembar berterima kasih terhadap adanya masukan dan atau tuntutan dari Mahasiswa Unilaki yang tergabung dalam Konsorsium Insan Pergerakan.

“Dengan adanya tuntutan Mahasiswa bamaka saya selaku pemilik molam permandian akan menyiapkan segala sarana Protokol Kesehatan dan apabila masih ada sarana yang belum terpenuhi saya bersedia menyiapkan,”kata sdr. Samroni disela-sela pertemuan yang bertempat di ruang santai kolam permandian di Kel. Lalosabila Kec. Wawotobi, pada Kamis (25/2/2021).

Dalam kesempatan itu kedua perwakilan Mahasiswa Unilaki Fandi dan Rizki yang berencana akan melaksanakan aksi unjuk rasa pada hari Jum’at tanggal 26 Februari 2021 langsung membatalkan dengan alasan alasan bahwa segala tuntutan yang tertuang dalam surat pemberitahuan rencana aksi telah di laksanakan oleh pemilik kolam permandian Putri Kembar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here