Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Diruang kerja unit reskrim Polsek Wawotobi Polres Konawe melalui penyidik pembantu Bripda SRI Yanti, telah dilakukan mediasi perkara dugaan perbuatan tidak menyenangkan, pelapor Aktin Israwan, S.Sos.,(35), Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Alamat kelurahan wawotobi kabupaten konawe, dengan terlapor saudara T.(54). Sabtu (02/02/2019).

Pelaporan pengaduan pada hari juma’t (01/02/2019), sekitar pukul .22.50 WITA di Polsek Wawotobi  dan diterima KSPKT II Bripka Kahar.

Kepala Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (KSPKT) II Bripka Kahar menuturkan.” menurut keterangan Pelapor sdra. Aktin di polsek wawotobi , Awalnya pada hari jumat (01/02/2019) sekitar pukul. 21.30 WITA, Aktin sementara berbaring di kamar tidur dan mendengar teriakan dengan kata kasar didepan rumahnya, sebanyak tiga kali kemudian dia keluar rumah dan adu mulut dengan T(54).

Hasil mediasi perkara dugaan perbuatan tidak menyenangkan antara Aktin (pelapor) dengan sdra. T (terlapor) oleh penyidik pembantu Bripda Sri Yanti di ruang unit reskrim, bahwa “terlapor meminta maaf kepada pelapor dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya maupun melakukan perbuatan lain yang melanggar hukum dan merugikan orang lain, kemudian pelapor menerima maaf dari terlapor dan pelapor mencabut laporan pengaduannya.” Ujar Bripda Sri Yanti.

Kapolsek Wawotobi IPTU Rustan Dahlan. Menuturkan bahwa “adaya mediasi perkara dugaan perbuatan tidak menyenangkan permintaan pelapor sdra. Aktin Israwan. S.Sos  (sebagai lurah hopa-hopa) sedangkan terlapor sdra. (T) buka orang lain melainkan keluarga dari orang tua Aktin dan kita sebagai anggota Polri sebagai pelayaan siap memberikan pelayanan terbaik.” Ucap Kapolsek Wawotobi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here