Tribratanews.konawe.sultra.polri.go.id – Kantor Camat Lambuya di buat gempar lantaran salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor tersebut mendadak kejang-kejang hingga tak sadarkan diri, kejadian ini pada  Rabu 10 Oktober 2018 pukul 11.00 wita.

Pria yang di ketahui bernama Marwanto, (42) tiba-tiba terserang penyakit yang telah di deritanya sejak puluhan tahun. Kejadian ini pertama kali di ketahui Asdianto, (38) dan Sembo, (50) yang merupakan rekan ASN korban di Kantor Kecamatan Lambuya.

Dari keterangan kedua saksi, menuturkan melihat korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang di kursi kerjanya dan mengeluarkan buih dari mulutnya, seketika itu, saksi langsung melaporkan ke puskesmas lambuya guna mendapat perawatan medis.

Namun naas, saat petugas medis tiba di Kantor Camat Lambuya tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap korban di ketahui jika korban telah meninggal dunia. Hal tersebut di utarakan Emar petugas medis Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lambuya. “ saat tiba di lokasi, kita langgsung periksa kondisi korban, tapi saat mengecek denyut nadinya, ternyata korban sudah pergi (Meninggal dunia Red)” kata Emar.

Polisi yang tiba Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung menggelar olah TKP dan mengambil keterangan saksi yang melihat pertama kali kejadian, dari hasil keterangan yang di terima Polisi di TKP mendapatkan jika korban memiliki riwayat penyakit epilepsi dan hipertensi. Hal senada juga di sampaikan kerabat korban Asrin, jika korban Marwanto memiliki penyakit yang sejak kecil di deritanya.

” Dari keterangan saksi dan kerabat korban kami menerima keterangan jika korban memang mengidap penyakit epilepsi dan hyipertensi,” kata Kapolsek Lambuya Iptu Made Adi Ismanto saat dikonfirmasi oleh Humas Polres Konawe melalui Hand pone pada Kamis (11/10/2018).

Sambug Kapolsek Lambuya, Kerabat korban juga menolak di lakukan otopsi terhadap mayat korban, dan memilih untuk langsung di semayamkan ke rumah duka di Desa Pusangi kecamatan Puriala. “ kerabat korban menolak di lakukan otopsi, karena yakin korban meninggal karena penyakitnya,” tutup Iptu Made Adi Ismanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here